Sunday, July 6, 2008

Bloggers dan profesyen mereka

Fliffy tag aku tentang bloggers dan profesyen mereka.

INSTRUCTIONS

1. Copy and paste everything to a new post and Add your name next to your profession (or profession-to-be for undergrads) in the list. Make sure your name is linked to your blog.
Tip: For easier capture of links, paste into your blog using the “Visual” (for WP) and Compose (for Blogger) modes (not Edit HMTL or HTML).

2. If your profession is not in the list then simply add it to the correct alphabetical place. For example, if you want to add PLUMBER then it should be placed in between ONCOLOGIST and QUEEN.

3. Tag as many people as you can and witness how your technorati will explode!

4. Don’t forget to link back. In your case, link back to Azwa.

THE WORLD CLASS PROFESSIONS
Admin Assistant - Azwa
Blogger -
Doctor -
Graphic Designer/Illustrator - Emila
Nurse - Mckhoii
Stay-at-Home-Mom - Mai, Alpha, Yen, Constance
Secretary- Arlene
Teacher -Tutor-Fliffy
University Employee- Suzanne
Work-at-Home-Mom- Liza

Sekarang aku nak tag - TZM, Kuntum
(tambah aje pekerjaan anda ikut turutan ABC)

Ketulusan Hati

Cintaku tak berdusta
Tak mengenal ingkar
Tak kenal nestapa
Cintaku hanya indah
Hanya bahagia untuk selamanya
Apa yang ku rasakan ini
Persembahan untuk dirimu
Kau dengarkan kasihku

Mencintaimu tak mengenal waktu
Tak mengenal puitis
Hanya tulusnya hati
Mencintaimu tak mengenal ragu
Keyakinan hatiku hanya untuk dirimu selalu

Cintaku tak berdusta
Tak mengenal ingkar
Tak kenal nestapa
Tak ada seribu janji
Hanya bahagia untuk selamanya
Apa yang kurasakan ini
Persembahan untuk dirimu
Kau benarkan kasihku

-Anuar Zain-

Tuesday, July 1, 2008

Swap - Bookmark

Selepas swapping paper clip dan kad ucapan di Lovescrap, kami bertukar-tukar penanda buku pula..Tema yang aku pilih bunga-bunga comel, ladybug dan glitters. Di bahagian belakang pula ditulis kata-kata mutiara. Kali ini penyertaan untuk swapping ini lebih meriah - 19 orang! Wow, seronoknya...

Monday, June 23, 2008

Kad 'Happy Birthday' yang ditempah

Ini lagi satu kad yang Mama tempah untuk anaknya - Azlan. Nama Azlan menggunakan chipboard yang diwarnakan dengan oil pastels.

Thursday, June 12, 2008

Kad 'Happy Birthday' yang ditempah

Ini kad ucapan hari lahir yang ditempah oleh Mama untuk anak sulungnya - Kak Sid yang menyambut hari lahirnya pada 9 haribulan yang lalu..Tema yang diminta ialah 'sweet, pinky, motherly'..Jadi aku mengilhamkan sebuah kad bunga-bunga yang sesuai dengan tema tersebut..

Saturday, June 7, 2008

The Age I Wish To Go Back To

Bumble Bee dan Farah tag aku tentang tajuk di atas...

Mmm...aku teringin nak kembali ke zaman sekolah rendah..Nak belajar Matematik betul2 sebab aku memang lemah bab kira-mengira ni..sifir pun tak hafal...takut betul bila dengar pasal kira-mengira ni..masa tahap satu okey lagi tapi bila masuk darjah empat, aku dah rasa subjek ni susah gila..siap tak nak siapkan kerja sekolah lagi..ada ke patut? macam la boleh mati..apalah aku ni kan..? Segala apa subjek tentang kira-mengira ni memang aku tak suka langsung..tak kiralah ekonomi ke, statistik ke, kalkulus ke, akaun ke memang aku benci sangat..Memang keputusan aku tak menyerlah langsung dalam subjek ni..tapi masa SPM dulu, ok gak result aku sebab aku cuba menanam minat kepada subjek ni...memang best dan aku rasa menyesal sebab tak suka subjek ni dulu...bila masuk IPTA, dah aku tak suka balik...lepastu bila dah kerja suka balik sebab tugas aku kena-mengena dengan akaun..dah kena buat, terpaksa la suka kan...huhuhu...

Walau apapun..kita kena dan mesti suka dengan setiap apa pun yang kita lakukan kerana jika kita suka, baru kita rasa enjoy, ikhlas dan tidak tertekan...dan dalam hidup ini akan sentiasa belajar dan lakukan perkara-perkara baru..jadi tanamkanlah minat dengan apa yang kita lakukan...

Dan sekarang aku nak tag: TZM, Yong, Iza

Instructions :

Title: The Age That I Wish To Go Back To

Requirement: Write about the one age that you wish to go back to and why?

Tag Mode: 5 bloggers

1st - You leave their blog and post link and add to the list below.

2nd - Let the blogger you want to tag know they been tagged by comment in their blog or etc.

Cinta Rasulullah

"Ada 3 perkara yang jika seseorang memilikinya akan merasakan manisnya iman, yaitu bila Allah dan RasulNya lebih ia cintai daripada selain keduanya, dan tidak mencintai seseorang
kecuali karena Allah, serta benci kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkannya daripadaNya, sebagaimana dia benci untuk dilemparkan ke neraka." (muttafaq 'alaih)

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidaklah sempurna iman salah seorang dari kalian sampai aku lebih ia cintai daripada anaknya, orang tuanya dan segenap manusia." (muttafaq 'alaih)

Wajib bagi setiap mukmin untuk lebih mencintai Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam daripada mencintai dirinya sendiri. "Bahwasanya Umar bin Khattab radhiallahu 'anhu berkata: "Wahai
Rasulullah, sungguh engkau adalah orang yang lebih aku cintai dari segala sesuatu kecuali dari diriku sendiri." Maka beliau shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Demi Allah yang jiwaku
ada di tanganNya, tidaklah sempurna iman salah seorang di antara kalian, sehingga aku lebih engkau cintai daripada dirimu sendiri!" Lalu Umar berkata kepada beliau shallallahu 'alaihi wa sallam, "Sesungguhnya engkau (Wahai Rasulullah) kini menjadi orang yang lebih aku cintai
daripada diriku sendiri." Maka beliau shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sekarang (telah benar engkau) wahai Umar!" (HR. AL-Bukhari)

Thursday, June 5, 2008

Female Birthday Card

Card Swapping di Lovescrap kali ini aku dapat buat kad hari lahir untuk wanita dan inilah hasilnya, tema bunga sesuai untuk wanita...terima kasih...

Saturday, May 17, 2008

Ucapan Laillahaillallah

Bila hamba Allah mengucapkan Laillahaillallah maka keluarlah dari mulutnya yang mengucapkan perkataan yang mulia itu seekor burung hijau. Maka burung hijau akan naik ke Arasy Allah dan berkicauanlah burung-burung tadi di bawah Arasy. Melihat kejadian itu malaikat yang menjaga Arasy Allah memerintahkan kepada burung-burung tadi supaya diam tetapi tidak dipatuhi oleh mereka.

Oleh kerana arahan yang diberi tidak dipatuhi, malaikat yang menjaga Arasy mengadap Allah SWT, menceritakan kejadian itu. Maka Allah memerintahkan malaikat tersebut supaya memberitahu burung-burung supaya diam. Apabila perintah itu diberitahu kepada mereka. Maka berkatalah burung-burung itu... "wahai malaikat yang menjaga Arasy Allah, kami boleh mendiamkan diri kami tetapi dengan satu permintaan". bertanya malaikat "Apakah permintaan itu?".

Berkata burung-burung itu" Jika Allah ampunkan dosa-dosa orang yang mengucapkan kalimah Lailahaillallah sehingga terciptanya aku, barulah aku akan tidak membuat bising di sini". Berkata malaikat itu"baiklah aku akan sampaikan kepada Allah". Beredarlah malaikat dan menyembah Allah dan disampaikan permintaan tadi kepada Allah. Maka Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang menerima permintaan tersebut.

Malaikat pun pergi berjumpa dengan burung-burung itu dan mengatakan bahawa Allah telah menerima permintaan mereka. Maka dengan segera mereka tidak membuat bising dan mereka bergantungan di Arasy Allah sambil berzikir dan memohon keampunan untuk orang yang mengucap Lailahaillallah tadi sehingga hari kiamat.

Oleh itu kita manusia sepatutnya tidak terlepaskan peluang yang diberi oleh Allah itu. Dengan hanya mengucap kalimat yang disukai oleh Allah maka balasannya berterusan hingga hari kiamat. Maha Suci Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Detik-detik Rasulullah SAW Menghadapi Sakaratul Maut

Ada sebuah kisah tentang cinta yang sebenar-benar cinta yang dicontohkan Allah melalui kehidupan Rasul-Nya.

Pagi itu, walaupun langit telah mulai menguning, burung-burung gurun enggan mengepakkan sayap. Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbatas memberikan kutbah, "Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua perkara pada kalian, Al Qur'an dan sunnahku. Barang siapa mencintai sunnahku, bererti mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan masuk syurga bersama-sama aku."

Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang tenang dan penuh minat menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan nafas dan tangisnya. Usman menghela nafas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba.

"Rasulullah akan meninggalkan kita semua,"keluh hati semua sahabat kala itu. Manusia tercinta itu, hampir selesai menunaikan tugasnya di dunia.Tanda- tanda itu semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan cergas menangkap Rasulullah yang berkeadaan lemah dan goyah ketika turun dari mimbar.

Di saat itu, kalau mampu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu. Matahari kian tinggi, tapi pintu rumah Rasulullah masih tertutup. Sedang di dalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya.

Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. "Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, "Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu. Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?" "Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya," Tutur Fatimah lembut.

Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang. "Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malakul maut," kata Rasulullah. Fatimah pun menahan ledakan tangisnya.

Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya. Kemudian panggillah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. "Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?" Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. "Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu, " kata Jibril.

Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan. "Engkau tidak senang mendengar khabar ini?" Tanya Jibril lagi. "Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?" "Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: 'Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril.

Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. "Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini." Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang disampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka.

"Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" Tanya Rasulullah pada Malaikat penghantar wahyu itu."Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik, kerana sakit yang tidak tertahankan lagi. "Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku."

Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera mendekatkan telinganya. "Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku, peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu."

Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan."Ummatii, ummatii, ummatiii?" - "Umatku, umatku, umatku"

Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. Kini, mampukah kita mencintai sepertinya? Allahumma sholli 'ala Muhammad wa baarik wa salim 'alaihi. Betapa cintanya Rasulullah kepada kita. Kirimkan kepada sahabat-sahabat muslim lainnya agar timbul kesedaran untuk mencintai Allah dan RasulNya, seperti Allah dan Rasulnya mencintai kita. Kerana sesungguhnya selain daripada itu hanyalah fana belaka. Amin...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...